Selasa, 11 Juni 2013

KUNJUNGAN GUBSU


GUBERNUR SUMATERA UTARA
KUNJUNGAN KERJA KE PANTAI BARAT

Natal-08 Juni 2013:  Gubernur Sumatera Utara H. Gatot Pujo Nugroho, ST, mengadakan kunjungan kerja ke Pantai Barat Mandailing Natal.
Kunjungan kerja ini diadakan dalam rangka membuka akses jalan Natal-Batang Toru dan Sibolga, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho. Selain ingin mengetahui kondisi medan jalan sepanjang 43 kilometer itu, Gubernur juga meninjau proyek pembangunan jembatan Danau Siais. Rombongan Gubsu menempuh perjalanan darat sepanjang 185 Km. dengan total tempuh selama 5 jam.
Perjalanan darat Gatot Pujo Nugroho diawali usai shalat Jumat di Masjid PTPN III Batang Toru. Dari tempat ini rombongan menempuh perjalanan darat dengan medan  berat. Dalam perjalanan ini, Gubsu didampingi Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah I Wijaya Seta, Wakil Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution serta jajaran SKPD Propinsi Sumatera Utara.
Setelah melakukan pengecekan dan berdialog dengan sejumlah pekerja proyek Gatot jembatan Danau Siais. Gubsu menyatakan jika jembatan sepanjang 300 M. ini selesai, maka Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal sudah dapat terhubung melalui jalur Pantai Barat.
Usai meninjau jembatan Danau Siais, Gubsu melanjutkan perjalanan ke beberapa titik di perbatasan Tapsel-Madina, Singkuang hingga Natal.
Saat bersilaturahim dengan warga Singkuang, Kabupaten Madina, Gatot mengharapkan agar infrastruktur jalan sepanjang 43 Km. yang sedang dalam tahap pengerjaan oleh UPT Kementerian Pekerjaan Umum dengan sistem multiyears ini dapat membuka akses jalan darat dari Natal sampai Batang Toru dan Sibolga. Sehingga akan memudahkan aktifitas masyarakat dan memotivasi generasi muda untuk belajar lebih baik lagi.
Gubsu menyampaikan, pembangunan infrastruktur jalan tersebut merupakan komitmen pemerintah yang harus segera direalisasikan demi meningkatkan akses transportasi dan memacu pertumbuhan ekonomi warga pantai barat.
Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution yang ikut mendampingi Gubsu merasa senang atas kunjungan kerja Gubsu ke wilayahnya. “Harapan saya dan semua warga Madina  semoga Pak Gubernur sehat selalu sehingga dapat menjalankan tugas-tugas untuk pembangunan di Sumut,” harapnya.
“Ini adalah suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami. Dengan dibangunnya jalan ini maka jalan Natal- Batang Toru yang biasa ditempuh 5 jam perjalanan maka setelah dibangun akan bisa ditempuh 3 Jam perjalanan,” ungkap Dahlan Hasan.
Selanjutnya Gubsu melanjutkan perjalanan menuju Kec. Natal dan disambut dengan meriah oleh masyarakat Pasar Natal.
Dalam kunjungannya ke kecamatan paling ujung dari Propinsi Sumatera Utara ini Gubsu melakukan serangkaian kegiatan. Setelah shalat shubuh, BKM Masjid Al- Huda Pasar III Natal mempersilahkan Gubsu untuk menyampaikan ceramah shubuh.
Setelah sarapan pagi, Sabtu (8/6), Gubsu ditepungtawari oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat Pantai Barat Mandailing di Mess Natal. Hal ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur masyarakat pantai Barat Mandailing atas kemenangan pasangan GanTeng pada pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 7 Maret 2013 lalu
Kegiatan dilanjutkan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natal untuk menyaksikan operasi katarak gratis kepada 36 warga pantai barat mandailing di RSUD Natal.
Dalam kunjungan tersebuut, Gatot tampak memberikan semangat kepada para pasien yang menunggu giliran menjalani operasi. Pelaksanaan operasi katarak ini, merupakan upaya pemerintah meringankan beban masyarakat khususnya kaum lanjut usia. Kepada para pasien Gubsu mengatakan “Mohon nantinya bapak ibu usai melakukan operasi katarak tetap mengikuti arahan para dokter dan medis tentang perawatan lanjutan. Misalnya bagaimana konsumsi obatnya”.
“Mudah-mudahan, dengan kembali terangnya penglihatan bapak dan ibu maka akan lebih mensyukuri nikmat. Dan kalau dulunya membaca agak repot tentu dengan kembali terangnya penglihatan akan lebih memudahkan untuk membaca Alqran,” kata Gubsu.
Seorang pasien  bersyukur dengan adanya program operasi katark gratis itu. Karena dapat membantu masyarakat kurang mampu untuk kembali sehat. Bukan rahasia biaya operasi katarak masih cukup tinggi bagi golongan seperti mereka.
“Wah tentu kami sangat senang sekali, karena kalau diminta bayaran, mana sanggup bayar, ini sangat membantu kami dan yang membuat bertambahnya kegembiraan kami adalah bisa langsung dikunjungi Gubernur,” ucap salah seorang lansia. (KUA KEC. NATAL)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar